SELANGOR – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang kembali memperluas kiprah akademiknya di tingkat internasional. Kali ini, STIESA dipercaya menjadi co-host dalam penyelenggaraan The 13th International Conference on Management and Muamalah (ICoMM 2026) yang digelar di Hotel Nilai Spring, Nilai, Malaysia.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan oleh Faculty of Economics, Accountancy and Management (FEPP), Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia. Keterlibatan STIESA sebagai co-host menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik, memperluas jejaring internasional, serta membuka ruang pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dan kalangan peneliti lintas negara.

Dalam kegiatan tersebut, STIESA mengirimkan delegasi yang terdiri atas tiga dosen dan 10 mahasiswa. Delegasi dosen dipimpin Dr. Gugyh Susandy, S.E., M.Si., CDMS, bersama Nunik Nurmalasari, S.E., M.Sc., CRA., CFPP., serta Indah Umiyati, S.E., M.S., Ak., CTT., BKP.

Kehadiran mahasiswa dalam delegasi tersebut juga menjadi bagian penting dari keterlibatan STIESA. Mereka memperoleh kesempatan untuk mengenal atmosfer akademik internasional, membangun jejaring dengan peserta dari berbagai institusi, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan ilmu manajemen dan ekonomi.

Angkat Pengembangan Talenta dan Ketahanan Global

ICoMM 2026 mengusung tema “Nurturing Talent, Ensuring Resilience: Global Management Through the Lens of Muamalah” atau pengembangan talenta dan penguatan ketahanan dalam manajemen global melalui perspektif muamalah.

Berdasarkan agenda resmi penyelenggara, konferensi ke-13 ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 November 2026, pukul 08.00 hingga 18.00 waktu Malaysia, bertempat di Nilai Springs Resort Hotel, Nilai, Negeri Sembilan.

Tema tersebut menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan, keberlanjutan, inovasi, dan ketahanan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis global. Perspektif muamalah menjadi landasan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai Islam dalam pengelolaan ekonomi serta aktivitas bisnis modern.

Sejumlah bidang keilmuan menjadi fokus pembahasan dalam konferensi ini. Di antaranya manajemen bisnis, kewirausahaan, ekonomi Islam, akuntansi dan keuangan syariah, perbankan, industri halal, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, kepemimpinan, manajemen risiko, hingga bisnis internasional.

Cakupan pembahasan tersebut memberikan ruang bagi para akademisi dan praktisi untuk mengembangkan perspektif baru dalam menjawab tantangan pengelolaan organisasi dan bisnis, sekaligus mempertemukan pendekatan manajemen kontemporer dengan prinsip-prinsip muamalah.

Perluas Jejaring dan Kolaborasi Riset Internasional

ICoMM merupakan agenda akademik tahunan yang secara konsisten diselenggarakan FEPP Universiti Islam Selangor. Penyelenggaraan edisi ke-13 ini melanjutkan tradisi konferensi sebagai wadah pertemuan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar gagasan serta mempresentasikan hasil penelitian di bidang ekonomi dan manajemen bisnis.

Keterlibatan STIESA sebagai co-host menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan Universiti Islam Selangor. Kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan penelitian bersama, pertukaran akademik, publikasi ilmiah, serta program kolaborasi yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Dalam agenda ICoMM 2026, penyelenggara juga menyediakan jalur publikasi ilmiah melalui sejumlah jurnal, di antaranya Journal of Management and Muamalah (JMM), International Journal of Islamic Economics and Finance Research (IJIEFR), dan E-Jurnal Penyelidikan dan Inovasi (e-JPI). Ketiganya tercantum dalam informasi publikasi resmi konferensi dengan keterangan MyCite. Selain itu, tersedia peluang publikasi dalam bentuk bab buku (chapter in book).

Bagi STIESA, keterlibatan dalam forum akademik internasional seperti ICoMM tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam kegiatan ilmiah, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan budaya penelitian dan kolaborasi lintas negara.

Pengalaman Internasional bagi Mahasiswa

Keikutsertaan 10 mahasiswa STIESA dalam delegasi ICoMM 2026 menjadi salah satu aspek penting dari kegiatan ini. Mereka berkesempatan menyaksikan secara langsung dinamika konferensi internasional, berinteraksi dengan akademisi dari berbagai institusi, serta mengenal perkembangan penelitian dan praktik manajemen dalam perspektif global.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kepercayaan diri dalam lingkungan akademik internasional, serta mendorong tumbuhnya minat terhadap penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Keterlibatan mahasiswa juga sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk tidak hanya membekali lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan adaptasi terhadap perubahan global.

Melalui keikutsertaan dalam ICoMM 2026, STIE Sutaatmadja menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama internasional dan menghadirkan pengalaman akademik yang lebih luas bagi sivitas akademika.

Kepercayaan sebagai co-host dalam konferensi internasional ini sekaligus menjadi langkah penting bagi STIESA dalam memperkuat eksistensi institusi di lingkungan pendidikan tinggi internasional, serta mendorong terciptanya kolaborasi yang berkelanjutan antara Indonesia dan Malaysia.