SUBANG – STIESA bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko bertema “Penerapan Manajemen Risiko pada BUMD Kabupaten Subang” yang berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di Hotel Nalendra. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Kabupaten Subang dengan total peserta sebanyak 30 orang.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Bapak Khairil Syahdu M, SE.,M.Ak selaku Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Subang. Dalam sambutannya, Bapak Khairil Syahdu M, SE., M.Ak., menyampaikan bahwa penerapan manajemen risiko menjadi aspek penting dalam mendukung tata kelola perusahaan daerah yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada hari pertama pelatihan, Rabu (20/5/2026), materi disampaikan oleh Dr. Estu Widarwati, SE., M.Si., CRA., CFPP. bersama Ibu Nunik Nurmalasari, SE., M.Sc., CRA., CFPP. Materi pelatihan pertama disampaikan oleh Ibu Nunik Nurmalasari, SE., M.Sc., CRA., CFPP. dengan topik konsep dasar risiko hingga risk assessment. Selanjutnya, peserta mengikuti materi pelatihan kedua yang dibawakan oleh Dr. Estu Widarwati, SE., M.Si., CRA., CFPP. dengan pembahasan risk register hingga enterprise risk management.

Untuk hari kedua yang akan berlangsung Kamis (21/5/2026), pelatihan akan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Dr. Gugyh Susandy, SE., M.Si., CDMS. dengan topik How to Manage the Change: Dialectical Between Decision Making & Risk. Materi ini menekankan hubungan antara pengambilan keputusan dan risiko dalam proses perubahan organisasi. Sebagai organisasi yang dituntut siap menghadapi perubahan, BUMD perlu meningkatkan kapasitas manajemen risiko agar mampu menjadi kontributor pendapatan asli daerah sekaligus penyedia pelayanan publik yang optimal.

Peserta kegiatan berasal dari sejumlah BUMD di Kabupaten Subang, di antaranya Bank Subang, BPR Jabar, PT Subang Sejahtera, PT Subang Energi Abadi, dan PDAM Subang.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan studi kasus yang diberikan para narasumber. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pimpinan BUMD dalam mengidentifikasi dan mengelola berbagai potensi risiko, sehingga dapat memperkuat kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi ini, STIESA dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong penguatan kompetensi sumber daya manusia serta penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik di lingkungan BUMD Kabupaten Subang.

Penulis: Fajar Meiyanti