SUBANG — STIE Sutaatmadja (STIESA) Subang menggelar kegiatan Cross Culture dan Gala Dinner bersama delegasi Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia. Acara berlangsung di Graha Sofia Kampus STIE Sutaatmadja Subang, Senin (15/12/2025) malam, sebagai penutup rangkaian kunjungan resmi delegasi UIS ke Indonesia.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata penguatan kerja sama akademik dan budaya antara STIESA dan UIS yang telah terjalin sebelumnya. Acara dibuka dengan pertunjukan seni budaya Indonesia yang menampilkan tarian tradisional, disusul penampilan budaya khas Malaysia dari delegasi UIS. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta, mencerminkan semangat persahabatan lintas negara.
Sekretarais Yayasan Sutaatmadja, Daeng M. Ma’mur Thahir, SE, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kunjungan delegasi UIS ke Kampus STIESA meninggalkan kesan mendalam.
“Semoga kunjungan ini berkesan dan Allah SWT melancarkan seluruh ikhtiar kita. Mudah-mudahan kita bisa kembali bertemu di masa yang akan datang dalam suasana yang lebih baik,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Daeng juga mempersilakan salah satu mahasiswa UIS, Ahmad Akif Iman bin Ahmad, untuk menyampaikan kesannya selama berada di Indonesia. Ahmad Akif mengaku sangat senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Semua ini melebihi ekspektasi saya. Saya merasa tidak ada batasan dalam bersahabat. Makanannya enak, dan teman-teman di sini sangat baik,” tuturnya disambut tepuk tangan hadirin.
Sementara itu, sambutan pimpinan kampus disampaikan oleh Dr. Gugyh Susandy, SE., M.Si., CDMS, yang mewakili Ketua STIE Sutaatmadja. Ia menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini telah berlangsung selama tujuh hari dan diharapkan membawa keberkahan serta kesan baik hingga dunia dan akhirat.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan selama kegiatan berlangsung. Kami juga memohon doa untuk Ketua STIE Sutaatmadja yang saat ini sedang sakit dan dirawat di Semarang,” katanya.
Dr. Gugyh berharap kerja sama dengan UIS dapat terus berlanjut, termasuk peluang kunjungan balik mahasiswa dan dosen UIS ke Indonesia di masa mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para buddies mahasiswa STIESA yang telah membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Kesaksian positif juga disampaikan oleh mahasiswi UIS, Norarina Zakiah binti Khairul’zaki, yang mengaku sangat terbantu dengan pendampingan dari mahasiswa STIESA.
“Semuanya sangat baik dan membantu. Tidak ada yang kurang, bahkan di hari pertama saya ditraktir martabak manis,” ungkapnya sambil tersenyum.
Dalam sambutannya, Dr. Gugyh menegaskan bahwa meskipun STIESA merupakan kampus yang relatif kecil di Indonesia, UIS telah membuka ruang kolaborasi yang luas.
“Kesempatan ini membuat kami dapat belajar banyak dari UIS Malaysia, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan kelembagaan,” ujarnya.

Sambutan dari pihak UIS disampaikan oleh Dr. Dr. Suhaila binti Nadzri, yang menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat STIESA. Ia menilai kerja sama ini memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa UIS.
“Kami diberi peluang menuntut ilmu, mengenal dunia industri, serta mengunjungi berbagai tempat yang membuat kami betah selama berada di Indonesia. Pengalaman ini sangat berguna karena memberi bekal dan sudut pandang baru, terutama terkait budaya, makanan, dan kebiasaan yang serupa namun tidak sama,” katanya.
Dr. Suhaila juga mengapresiasi seluruh dosen dan unsur yang terlibat selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, rangkaian agenda yang diikuti delegasi UIS memberikan pengalaman baru yang berkesan dan memperkaya wawasan lintas budaya.
Acara Gala Dinner pun berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para delegasi menikmati hidangan khas Nusantara diiringi alunan musik, menambah kehangatan malam penutup tersebut.
Kegiatan Cross Culture dan Gala Dinner ini menegaskan komitmen STIE Sutaatmadja Subang dan Universiti Islam Selangor Malaysia untuk terus memperkuat kerja sama internasional, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pertukaran budaya dan pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang.
