BANDUNG — Atlet muda asal Kabupaten Subang, Kalya Mega Maulida, mencuri perhatian pada gelaran Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK PORPROV) Muaythai Jawa Barat 2025. Mahasiswi Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja (STIESA) Subang itu berhasil membawa pulang dua medali emas, masing-masing dari nomor Muay Boran Putri dan Muay Aerobik Putri.
Ajang kualifikasi yang digelar di Kota Bandung pada 1–7 Desember 2025 tersebut menjadi panggung pembuktian bagi Kalya. Performa konsisten dan teknik yang matang membuatnya tampil dominan sejak babak awal hingga final. Prestasi ini sekaligus memastikan langkahnya untuk berlaga di PORPROV 2026.
Keberhasilan Kalya semakin menegaskan hadirnya atlet-atlet muda potensial dari lingkungan kampus. STIESA Subang, yang selama ini dikenal sebagai kampus berbasis ekonomi dan bisnis, kembali menunjukkan komitmennya mendukung mahasiswanya dalam dunia olahraga kompetitif.
Apresiasi KONI Jawa Barat
Pelaksanaan BK PORPROV Muaythai tahun ini mendapat apresiasi tinggi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat. Wakil Ketua III KONI Jabar, Kolonel (Tek) Dr. Gunaryo, menilai gelaran kualifikasi berlangsung “tanpa kendala satu pun, tanpa komplain, dan menjadi contoh bagi cabor lain.”
Menurutnya, Muaythai menjadi salah satu cabang olahraga paling siap menyongsong PORPROV 2026, baik dalam aspek teknis pertandingan maupun manajemen pelaksanaan. Ia menegaskan bahwa frekuensi kompetisi yang terjaga membuat atlet memiliki ruang unjuk kemampuan yang lebih luas, berdampak langsung pada peningkatan kualitas performa.
Modal Berharga Menatap PORPROV 2026
Prestasi Kalya Mega Maulida menjadi bagian dari geliat positif Muaythai Jawa Barat, yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten menorehkan prestasi di tingkat nasional. Gunaryo juga menyoroti peran organisasi yang semakin solid, dengan 24 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat kini aktif membina atlet Muaythai.
Bagi Kalya, dua medali emas ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga motivasi kuat untuk melangkah lebih jauh. Dengan dukungan kampus serta pembinaan yang semakin terstruktur di tingkat daerah, peluangnya bersinar di PORPROV 2026 terbuka lebar.
“Menjadi juara itu tidak mudah. Tetap berlatih, berlatih, dan berlatih,” pesan Gunaryo kepada para atlet.
Kalya Mega Maulida kini menjadi salah satu wajah baru kebanggaan Kabupaten Subang dan STIESA, membuktikan bahwa prestasi akademik dan olahraga dapat berjalan beriringan, menghasilkan generasi muda berdaya saing tinggi.
GG KALYAAAA ❤️🔥❤️🔥❤️🔥
KERENN KALYAAA🤩🤩🤩🤩🤩
nice atletku!!🫶🏻