Sebagai wujud kolaborasi antara akademisi dan pemerintah Kabupaten Subang kini telah diluncurkan Subang International Journal of Governance and Accountability_ (SINGA), Jurnal Ilmiah yang dikelola Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui BP4D, bekerja sama dengan Forum LPPM Subang.

Peluncuran Singa dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni di Aula BP4D, Pemkab Subang.

Mengawali peluncuran jurnal Singa tersebut digelar Brown Bag Seminar dengan pemaparan 7 hasil penelitian dengan tema peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi sektor unggulan.

Dalam sambutannya Kepala BP4D, Iwan Sahrul menyampaikan bahwa Jurnal Singa akan produktif menerbitkan jurnal dengan basis kemajuan Subang kedepan.

“Akan ada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pemkab Subang dan dikelola oleh BP4D” ujarnya.

Salah satu inisiator forum LPPM Dr. Gugyh Susandy mengungkapkan esensi dari jurnal Singa ini adalah duduk bersama antara researcher dan planer dalam hal ini BP4D. Apalagi kedepan BP4D akan menjadi badan pembangunan dan riset daerah.

“Masing-masing kan ingin memecahkan masalah, dalam hal ini butuh scientific thinking, scientific method dan scientific research. Scientific Thinking artinya antara teori dan praktek diketemukan jadilah empirical. Scientific method artinya bagaimana mendekati masalah dengan cara yang tepat dan scientific reseach yaitu riset dari mulai masalah hingga hasil akhir itu harus reflektif , jadi tidak ada kesimpulan yang dibangun tanpa dasar,” jelasnya.

Menurutnya, akan luar biasa jika dokumen perencanaan pembangunan berbasis riset.

“Kuncinya pada saat memetakan masalah kalau bisa periset, seluruh OPD, termasuk pemerintah kewilayahan duduk bersama,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang yang akrab disapa Kang Asep Nuroni menyampaikan bahwa Penelitian Sejatinya Merupakan Bagian Yang Tidak Terpisahkan Dari Proses Perencanaan Pembangunan.

“Bahkan Hasil Penelitian Menjadi Hulu Dari Perencanaan Pembangunan” Tegasnya

Kang Asep menjelaskan juga bahwa Amanat Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, disebutkan Bahwa Peran Dari Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Diantaranya Adalah Menjadi Landasan Dalam Perencanaan Pembangunan.

“Untuk Itu, Kami Pemerintah Kabupaten Subang Berupaya Membangun Kebijakan Yang Berbasis Riset/Penelitian” katanya.

Kang asep juga mengungkapkan apabila mengacu pada perpres no. 87 tahun 2021 dan perluasan megapolitan Jakarta kabupaten Subang menjadi lokasi dari beberapa proyek strategis nasional dengan kata lain subang kelak akan menjadi episentrum ekonomi internasional.

Kang Asep juga berharap bahwa Jurnal Singa Ini Dapat Menjadi Salah Satu Media Publikasi Berbagai Gagasan Pembangunan Lainnya Di Kabupaten Subang.

Sumber: KotaSUBANG.com