SUBANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa STIE Sutaatmadja (STIESA) Subang di tingkat nasional. Dua mahasiswa STIESA berhasil meraih penghargaan Best Pitching dan Juara 1 dalam ajang Business Plan Competition (BPC) AMBITION 2026 yang diselenggarakan oleh TemanAmbiss.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Pramoedya Radja Gantina dari Program Studi Manajemen dan Fidela Sabina dari Program Studi Akuntansi. Keduanya saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester 5.

Dua penghargaan tersebut diraih melalui gagasan bisnis bertajuk VerdeTrace, sebuah konsep layanan pengelolaan limbah kafe yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi, pemberdayaan masyarakat, serta prinsip ekonomi hijau.

Keberhasilan ini menjadi bukti kreativitas dan kemampuan mahasiswa STIESA dalam mengembangkan gagasan bisnis inovatif yang tidak hanya memiliki potensi ekonomi, tetapi juga menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan.

Perjalanan Pramoedya dan Fidela dalam kompetisi tersebut dimulai sejak awal Oktober 2026. Setelah melewati serangkaian tahapan seleksi, presentasi, dan proses penjurian, VerdeTrace akhirnya dinobatkan sebagai ide bisnis terbaik. Tim mereka juga memperoleh penghargaan khusus Best Pitching atas kemampuan menyampaikan dan mempresentasikan gagasan bisnis di hadapan dewan juri.

Dalam kompetisi tersebut, kedua mahasiswa STIESA tergabung dalam satu tim bersama seorang mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Jawa Barat. Kolaborasi lintas kampus ini menghasilkan VerdeTrace, sebuah gagasan bisnis yang berangkat dari persoalan pengelolaan limbah industri kafe.

Melalui konsep VerdeTrace, limbah yang dihasilkan oleh aktivitas usaha kafe tidak lagi dipandang sekadar sebagai material sisa yang harus dibuang. Sebaliknya, limbah tersebut dilihat sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai guna dan potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat.

Pendekatan yang ditawarkan VerdeTrace mengedepankan pemanfaatan teknologi sekaligus melibatkan masyarakat dalam proses pengelolaan limbah. Dengan demikian, gagasan ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi.

BPC AMBITION 2026 sendiri merupakan kompetisi perancangan bisnis berskala nasional yang menjadi salah satu agenda tahunan TemanAmbiss, startup edutech berbasis di Yogyakarta. Tahun ini, kompetisi tersebut mengusung tema “Transforming Ideas Into Impactful Businesses”.

Tema tersebut mendorong peserta untuk menghadirkan ide bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki inovasi dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

Bagi STIE Sutaatmadja, raihan dua penghargaan ini menjadi capaian membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi untuk bersaing dalam kompetisi bisnis tingkat nasional melalui kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan mengembangkan solusi atas persoalan nyata.

Prestasi Pramoedya dan Fidela juga menjadi gambaran bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi dapat menjadi ruang untuk melahirkan gagasan kewirausahaan yang relevan dengan tantangan masa kini, terutama dalam pengembangan bisnis berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kemenangan kompetisi, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi keduanya dalam mengasah kemampuan menyusun model bisnis, membangun inovasi, serta mengomunikasikan gagasan secara profesional.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa STIESA lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

STIE Sutaatmadja Subang terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi dan prestasi yang memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.