SUBANG — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sutaatmadja memperkuat kerja sama akademik internasional dengan Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia, melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) riset bersama yang berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (1–2 Juli 2026), di Kampus STIE Sutaatmadja, Subang.
Kegiatan tersebut membahas secara mendalam kerangka penelitian bertajuk The Relationship Between Management Accounting Practices and Financial Sustainability: The Role of Governance in Private Universities in Malaysia and Indonesia. Penelitian ini menjadi langkah awal kolaborasi lintas negara yang bertujuan menghasilkan temuan empiris mengenai praktik tata kelola perguruan tinggi swasta, khususnya dalam menjaga keberlanjutan finansial di Indonesia dan Malaysia.
Kolaborasi tersebut dilandasi keprihatinan bersama terhadap tantangan yang dihadapi perguruan tinggi swasta di kawasan Asia Tenggara. Meningkatnya biaya operasional, perubahan regulasi, serta menurunnya ketergantungan pada penerimaan mahasiswa baru dinilai menjadi faktor yang mendorong kampus swasta mencari strategi baru untuk mempertahankan keberlangsungan institusi.
Melalui penelitian ini, praktik akuntansi manajemen yang selama ini lebih banyak diterapkan di sektor korporasi akan dikaji penerapannya dalam pengelolaan perguruan tinggi. Penelitian akan menelaah bagaimana penganggaran, pengendalian biaya, hingga pelaporan internal berkontribusi terhadap keberlanjutan finansial kampus, dengan tata kelola sebagai variabel yang memperkuat hubungan tersebut.
FGD melibatkan sejumlah peneliti dari kedua perguruan tinggi. Tim STIE Sutaatmadja terdiri atas Asep Kurniawan, SE., MM., M.Sc.; Bambang Sugiharto, SE., M.Si.; Indah Umiyati, SE., M.S.Ak.; Icih, SE., M.Si., Ak., CA., AseonCPA; serta Dr. Estu Widarwati, SE., M.Si., CRA. Sementara delegasi UIS diwakili oleh Pn. Nor Suhaily Bakar, Dr. Nor Raudhiyah, Dr. Zainab Aman, dan Pn. Nur Suriana.
Pada penutupan FGD, kedua belah pihak menyepakati sejumlah tindak lanjut, di antaranya finalisasi hasil penelitian yang dijadwalkan dipresentasikan pada Agustus 2026. Selain itu, hasil riset ditargetkan dapat dipublikasikan pada jurnal internasional pada paruh pertama 2027.
Berakhirnya FGD tersebut menandai dimulainya babak baru kolaborasi akademik Indonesia–Malaysia di bidang akuntansi manajemen. Melalui penelitian bersama ini, kedua institusi berharap dapat memberikan kontribusi ilmiah sekaligus menyusun rekomendasi yang mendukung penguatan tata kelola dan keberlanjutan finansial perguruan tinggi swasta di tengah tantangan yang terus berkembang.