SUBANG – STIE Sutaatmadja (STIESA) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan unggul melalui penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa. Kali ini, kampus membuka program Certified Associate Accounting Technician (CAAT) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Teknisi Akuntansi (LSP-TA) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program C4 (campus, company, country connection) yaitu National Certified Competency Program (NCCP). Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing mahasiswa di tengah ketatnya persaingan global. Kampus menilai bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, melainkan perlu didukung dengan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.

Pembukaan program NCCP sebelumnya telah dilakukan oleh Pembantu Ketua I STIESA, Gugyh Susandy. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sertifikasi BNSP membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk terhubung dengan dunia industri, termasuk melalui skema talent pool, program magang, hingga peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan.

“Melalui sertifikasi BNSP ini, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke dunia industri karena telah memiliki bukti kompetensi yang diakui,” ujarnya.

Pelatihan CAAT sendiri dilaksanakan pada 31 Maret hingga 4 April 2026 dan diikuti oleh 27 mahasiswa jurusan Akuntansi STIESA. Kegiatan ini berlangsung secara daring dengan menghadirkan materi yang berfokus pada penguasaan keterampilan praktis di bidang akuntansi. Sementara itu kegiatan pra -asesmen akan dilakukan pada tanggal 7 April 2026, sedangkan untuk pelaksanaan asesmennya dilakukan pada tanggal 14 – 15 April 2026.

Ketua Program Studi Akuntansi STIESA, Icih, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, khususnya di bidang akuntansi. Sertifikasi ini dilakukan untuk memenuhi SKKNI Nomor 264 Tahun 2023

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai kompetensi inti, mulai dari pencatatan transaksi melalui jurnal, penyusunan buku besar, hingga pembuatan laporan keuangan secara komprehensif. Mahasiswa juga dilatih menggunakan aplikasi akuntansi Accurate versi 5 yang umum digunakan di dunia industri.

Tidak hanya itu, seluruh rangkaian pelatihan akan diakhiri dengan uji kompetensi. Mahasiswa yang dinyatakan lulus akan memperoleh dua sertifikat sekaligus, yakni sertifikat pelatihan dari Talenta Hub Indonesia dan sertifikat kompetensi CAAT dari LSP-TA yang berlisensi BNSP.

Keikutsertaan dalam program CAAT diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengerjakan siklus akuntansi secara utuh, mulai dari pencatatan hingga penyusunan laporan keuangan sesuai standar yang berlaku.

Melalui program ini, STIESA menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikasi profesional dan siap bersaing di pasar tenaga kerja, baik di tingkat nasional maupun global. []