SUBANG – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang bersama mahasiswa Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia mengikuti kegiatan pembelajaran ekonomi kreatif dan pengenalan produk lokal di Mini Amphitheater PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Subang, Kamis (12/12). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program penguatan wawasan kewirausahaan dan potensi unggulan daerah bagi mahasiswa kedua kampus.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Kepala PLUT Subang yang menyampaikan selamat datang serta memperkenalkan peran PLUT dalam mendampingi para pelaku UMKM di Kabupaten Subang. Pihak STIESA melalui Dr. Gugyh Susandy turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada PLUT sebagai mitra strategis serta menegaskan komitmen STIESA untuk terus mengenalkan produk Subang ke kancah internasional melalui kolaborasi dengan mahasiswa luar negeri.
Dari pihak UIS Malaysia, Dr. Suhaila Binti Nadzri menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan fasilitas yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Ia berharap kunjungan ini dapat membuka wawasan mahasiswa UIS terkait UMKM, ekonomi kreatif, dan peluang bisnis di Subang, sekaligus membuka kemungkinan kerja sama lanjutan antara UIS dan STIESA.
Usai sesi sambutan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai profil PLUT, termasuk layanan pendampingan UMKM, program pelatihan, serta peran lembaga tersebut dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah. Materi mengenai Batik Subang turut disampaikan oleh Budian Yusuf yang menjelaskan sejarah, perkembangan motif, dan karakteristik batik khas Subang. Ketua PHRI Subang juga memberikan gambaran mengenai perkembangan industri batik serta berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan.

Kegiatan semakin menarik ketika mahasiswa diajak meninjau langsung proses pembuatan batik dan mencoba praktik dasar bersama para pengrajin. Mereka berdiskusi mengenai teknik pewarnaan, proses produksi, hingga tantangan yang dihadapi pelaku industri batik lokal. Selain itu, peserta juga menyaksikan pembuatan ecoprint, teknik batik ramah lingkungan yang memanfaatkan daun dan tumbuhan sebagai motif.
Sebelum mengakhiri kegiatan, mahasiswa berkesempatan melihat berbagai produk oleh-oleh khas Subang, mulai dari batik hingga makanan khas daerah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Sinergi antara STIESA, UIS Malaysia, dan PLUT Subang diharapkan terus terjalin untuk memperkuat kolaborasi akademik dan kewirausahaan di masa mendatang. (Mey)