SUBANG — Ruang H Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang menjadi pusat kegiatan akademik internasional pada Kamis pagi, saat mahasiswa STIESA dan Universiti Islam Selangor (UIS), Malaysia, mengikuti Academic Session bertema Entrepreneurship in Tourism Industry. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini menghadirkan dua pemateri dari Indonesia dan Malaysia.

Pada sesi pertama, Dr. Suhaila Binti Nadzri, Timbalan Dekan Akademik dan Pengantarbangsaan UIS, menyampaikan materi berjudul “Entrepreneurship in Tourism Industry: Malaysia Perspective.” Ia memaparkan pentingnya sektor pariwisata bagi Malaysia, peluang bisnis yang dapat dikembangkan, serta tantangan yang dihadapi pelaku usaha di industri tersebut. Dr. Suhaila juga menguraikan tren kewirausahaan masa depan yang dinilai semakin strategis bagi pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Sesi kedua diisi oleh Bapak Devy Widya Apriandi, MBA, Dosen Tetap Program Studi Manajemen STIESA. Melalui materi bertajuk “Entrepreneurship in Tourism Industry: Indonesia Perspective,” Devy memaparkan potensi besar pariwisata Indonesia, mulai dari berbagai model bisnis yang sedang berkembang hingga besarnya peluang usaha kreatif yang dapat digarap oleh generasi muda di era digital.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang sesi berlangsung. Diskusi interaktif terjadi antara peserta dari kedua institusi, ditandai dengan banyaknya pertanyaan, berbagi pengalaman, hingga pertukaran pandangan terkait praktik kewirausahaan pariwisata di masing-masing negara. Momen tersebut sekaligus membuka ruang dialog lintas budaya yang memperkaya wawasan akademik para peserta.

Kegiatan Academic Session ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan kerja sama antara STIESA Subang dan Universiti Islam Selangor, khususnya dalam pengembangan bidang kewirausahaan dan pariwisata.(Mey)