SUBANG – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) secara resmi menggelar upacara pelantikan untuk menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 pada Sabtu, 19 September 2026. Acara khidmat ini menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh jajaran pejabat Yayasan Sutaatmadja, pimpinan kampus, dosen, staf, orang tua mahasiswa, serta para tamu undangan.
Pelantikan ini merupakan puncak dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru yang sebelumnya telah dimulai melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 7 September 2026, dilanjutkan dengan Kuliah Perdana pada 10 September 2026.
Dalam laporan penerimaan yang disampaikan oleh Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027, M. Ridlan Akbar, S.E., M.M., tercatat sebanyak 132 pendaftar yang antusias bergabung dengan STIESA melalui berbagai jalur, mulai dari jalur seleksi, jalur prestasi, beasiswa KIP Kuliah, beasiswa yayasan, hingga jalur konversi. Setelah melalui proses seleksi dan registrasi ulang yang ketat, sebanyak 94 mahasiswa baru resmi diterima dan terdaftar.
Jumlah tersebut terbagi ke dalam dua program studi unggulan, yakni Program Studi Akuntansi sebanyak 42 mahasiswa (33 Reguler A dan 9 Reguler B) serta Program Studi Manajemen sebanyak 52 mahasiswa (45 Reguler A dan 7 Reguler B). Peningkatan akses ini sejalan dengan upaya menanggapi tantangan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi, sekaligus membekali generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif.
Pembantu Ketua 2 Bidang Keuangan, Administrasi, Umum, dan SDM STIESA, Sri Mulyati, S.E., M.Si., CTT., CAAT, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa mahasiswa akan menempuh pendidikan selama empat tahun dengan beban studi 146 SKS. Kurikulum di STIESA dirancang secara komprehensif, mulai dari perkuliahan dan orientasi, pengembangan kompetensi melalui Center of Excellence (CoE), sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), hingga penulisan tugas akhir, sidang, dan wisuda.
“Pembelajaran di STIESA tidak hanya berfokus pada akademik semata, tetapi terintegrasi langsung dengan pengalaman nyata dan penguatan soft skill melalui organisasi mahasiswa, demi melahirkan lulusan yang berintegritas dan berakhlakul karimah,” ujar Sri Mulyati.
Menariknya, dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Sutaatmadja, Ibu Itje Sjamsiar, M.B.A., menyoroti pentingnya memahami karakteristik mahasiswa masa kini yang didominasi oleh Generasi Z. Beliau menegaskan bahwa Gen Z bukanlah masalah yang harus diperbaiki, melainkan potensi besar yang harus didekati melalui pendekatan koneksi, bukan kontrol.
“Gen Z dikenal sangat pragmatis, kritis, dan menjunjung tinggi otonomi. Oleh karena itu, kepemimpinan di lingkungan kampus kini bergeser dari model komando satu arah menuju komunikasi partisipatif,” jelas Ibu Itje Sjamsiar.
Pihak yayasan menekankan formula kepemimpinan 4 pilar bagi Gen Z, yaitu Konteks (memberikan alasan di balik suatu tugas), Ekspektasi (memperjelas target), Otonomi (memberikan kebebasan cara pengerjaan), dan Umpan Bulik (evaluasi bersama untuk pengembangan berkelanjutan).
Komitmen serupa juga disampaikan oleh Dr. Gugyh Susandy, S.E., M.Si., CDMS, yang menegaskan bahwa STIESA siap mengawal perjalanan mahasiswa dari tahap pengenalan hingga menjadi pribadi mandiri yang siap menghadapi era Society 5.0.
STIESA menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa baru sebagai generasi yang unggul, mandiri, berkarakter, dan mampu memberikan dampak nyata. Melalui filosofi pendidikan yang menekankan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, serta penguatan karakter, mahasiswa diarahkan untuk berkembang dari tahap pengenalan hingga menjadi pribadi yang adaptif dan siap menghadapi Society 5.0. Proses pendidikan juga didukung pembelajaran berbasis pengalaman, riset, pengabdian masyarakat, serta penjaminan mutu yang berkelanjutan.
Melalui semangat baru dan kolaborasi yang solid, pelantikan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi para mahasiswa untuk menorehkan prestasi gemilang, berkontribusi bagi pembangunan daerah, serta menjadi agen perubahan yang membawa kejayaan bagi Kabupaten Subang.