Banggakan Kampus, Mahasiswa STIESA Pulang Usai Magang di Perusahaan Taiwan

SUBANG — Tiga mahasiswa STIE Sutaatmadja (STIESA) Subang kembali ke tanah air usai menyelesaikan program magang internasional di Taiwan selama enam bulan. Mereka adalah Siti Rohmah, Fanysha Dwi Anggraeni, dan Keysha Azzahra yang tiba di Indonesia pada Jumat, 8 Mei 2026.

Sebelumnya, ketiga mahasiswa tersebut diberangkatkan ke Taiwan untuk mengikuti Internationally Certified Internship Program (ICIP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kompetensi global mahasiswa melalui pengalaman kerja langsung di perusahaan internasional.

Keberangkatan mereka kala itu juga didukunga penuh dari pihak kampus. STIESA bahkan mendampingi langsung proses pemberangkatan sebagai bentuk komitmen dalam mendorong mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global.

Setelah menyelesaikan masa magang selama enam bulan di sejumlah perusahaan di Taiwan, kepulangan para mahasiswa itu disambut hangat oleh jajaran kampus. Mereka dijemput langsung oleh Pembantu Ketua I Bidang Kemahasiswaan STIESA, Dr. Gugyh Susandy S.E., M.Si., CBM dan Kepala Badan Penjamin Mutu, Egi Milmayadi Thahir SP., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Gugyh menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang telah berhasil menjalani program internasional tersebut dengan baik.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa STIESA mampu berkiprah di panggung internasional. Dari Subang menuju panggung internasional, semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani melangkah, memperluas wawasan, dan meraih prestasi tingkat dunia,” ujarnya.

Program ICIP sendiri diharapkan terus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa STIESA untuk mendapatkan pengalaman internasional, memperkuat kemampuan profesional, sekaligus membangun jejaring global.

Kepulangan ketiga mahasiswa ini bukan sekadar akhir dari perjalanan magang di luar negeri, melainkan awal dari lahirnya generasi muda yang siap membawa nama daerah dan bangsa ke tingkat dunia. Langkah berani mereka menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang mau belajar, berusaha, dan tidak takut menantang batas kemampuan diri.

Oki Rosgani: