Halo, Sahabat Jurnalis! 👋🏻
Pernahkah kalian memiliki ide brilian di kepala, tetapi mendadak lidah terasa kelu saat harus menyampaikannya di depan banyak orang? Atau mungkin, khususnya bagi mahasiswa, ketika harus berbicara di depan kelas justru tiba-tiba blank? Bahkan jantung langsung berdebar hanya karena dosen berkata, “Siapa yang mau presentasi duluan?” atau “Siapa yang mau mengulas materi yang disampaikan tadi?” dan sebagainya.
Jika iya, tenang—kalian tidak sendirian. Banyak orang menganggap berbicara di depan umum sebagai tantangan yang menakutkan. Namun sejatinya, public speaking bukan sekadar soal suara lantang atau gestur yang sempurna. Lebih dari itu, public speaking adalah tentang keberanian untuk bersuara dan kemampuan menyampaikan pesan yang bermakna dengan penuh percaya diri.
Lalu, mengapa public speaking itu penting?
Di era sekarang yang serba cepat, termasuk di dunia perkuliahan (dan kelak di dunia kerja), kemampuan berbicara secara langsung merupakan modal penting untuk membantu kalian berkembang, baik di ranah akademik maupun organisasi. Public speaking juga berperan besar dalam berbagai aspek kehidupan, antara lain:
-
Membangun personal branding
Cara kalian berbicara mencerminkan profesionalisme, kepribadian, kecerdasan, serta kesiapan untuk berkembang di mata orang lain. -
Meningkatkan kepercayaan diri di kelas
Lebih berani bertanya, presentasi menjadi lancar, dan tidak takut menyampaikan pendapat. -
Membuka peluang baru dan menambah nilai untuk masa depan
Mulai dari organisasi, sidang skripsi, hingga wawancara kerja, semuanya membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik. Banyak pemimpin hebat dan berpengaruh bukan hanya karena kepintarannya, tetapi karena mampu menyampaikan ide dan pendapat secara jelas serta meyakinkan orang lain.
Dengan kata lain, kemampuan public speaking bukan sekadar nilai tambah, melainkan sebuah kebutuhan.
Berangkat dari keraguan menuju keyakinan, Workshop “Bersuara Lewat Kata: Membangun Kepercayaan Diri Lewat Public Speaking” hadir untuk membantu mahasiswa mempelajari public speaking dengan cara yang menyenangkan, santai, dan langsung dapat dipraktikkan. Saya percaya bahwa kepercayaan diri bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa dilatih dan dikembangkan.
Melalui workshop ini, kalian akan dibimbing untuk menguasai tiga hal utama:
-
Menemukan gaya bicara diri sendiri
Kalian tidak perlu menjadi orang lain. Justru, kalian akan belajar tampil apa adanya, tetapi tetap meyakinkan. -
Menyusun pesan agar tidak berantakan
Supaya saat presentasi atau berbicara di depan umum, penyampaian menjadi runtut, jelas, dan mudah dipahami audiens. -
Mengolah rasa gugup menjadi energi positif
Gugup itu wajar. Yang terpenting adalah mengetahui cara mengendalikannya agar penampilan tetap maksimal.
“Public speaking itu bukan soal tampil sempurna, melainkan soal berani menyampaikan isi pikiran dengan percaya diri.”
Lalu, apa saja yang akan kalian dapatkan dari workshop ini? Tenang, workshop ini minim teori yang rumit. Kalian akan langsung praktik, seperti:
-
Latihan berbicara melalui gim-gim yang seru
-
Belajar dari kesalahan tanpa takut dihakimi
-
Merasakan perubahan kepercayaan diri secara nyata
Setiap latihan adalah langkah kecil menuju versi diri kalian yang lebih berani.
Jangan biarkan ide-ide keren hanya berhenti di kepala. Saatnya berani bersuara, tampil percaya diri, dan menunjukkan potensi terbaikmu.
Ayo hadir dan jangan lupa catat tanggalnya!
🎓 Workshop Public Speaking
“Bersuara Lewat Kata: Membangun Kepercayaan Diri Lewat Public Speaking”
đź—“ Tanggal: Sabtu, 31 Januari 2026
🕒 Waktu: 08.00–10.00
📌 Tempat: Ruang PQ, Kampus STIE Sutaatmadja
Jadilah mahasiswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga berani berbicara! 🎤✨
Penulis: UKM Jurnalistik STIESA