• Download materi Kuliah Perdana, Pelantikan Mahasiswa Baru TA 2017/2018

Inilah Cara Menangkis Malware WannaCry

Baru-baru ini kita telah dihebohkan dengan kehadiran malware (atau lebih tepatnya disebut ransomware) bernama WannaCry alias WannaCrypt. Malware ini tidak hanya menyerang Indonesia, namun sejak Jum’at (12/05) kemarin, program jahat ini telah menyebar ke banyak komputer di lebih dari 100 negara terutama di kawasan Eropa dan Asia.

Keberadaan program jahat ini telah merusak sistem komputer sejumlah perusahaan, salah satu yang telah menjadi korbannya adalah rumah sakit ternama di tanah air, sehingga pihak Kominfo merasa perlu untuk mengeluarkan himbauan agar pengguna di Indonesia untuk terus wasada dan berhati-hati sebelum mengakses Internet.

Ransomware menyerang komputer korban dengan cara mengenskripsi (membungkus) semua file data yang ada di dalam komputer korban hingga tidak bisa dibuka, sang peretas selanjutnya akan meminta uang tebusan kepada korban yang harus dibayar dalam bentuk bitcoin (jenis mata uang cryptocurrency yang ada di Internet) dengan jumlah antara $300 – $600 untuk membuka file yang  di-enskripsi tadi, namun kecil kemungkinan file tersebut akan dibuka kendatipun si korban telah menyerahkan uang tebusan bahkan sang peretas akan kembali meminta uang tebusan dengan jumlah yang lebih besar.

Bagi anda yang tidak terkena serangan ini tidak usah buru-buru panik, karena tidak semua versi Windows yang terkena dampak ini. Walaupun demikian, tindakan pencegahan harus tetap dilakukan dan selalu waspada ketika membuka tautan yang muncul di dalam e-mail, media sosial atau website.

Berikut ini adalah langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah Ransomware WannaCrypt masuk ke komputer kita:

1. Putus koneksi ke Internet.
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan WiFi. Bisa juga matikan Router WiFi.

2. Non aktifkan fitur Macro yang ada pada semua aplikasi MS Office caranya:
Untuk MS Excel 2016
a. Jalankan MS Excel
b. Klik menu “File” pilih “Options”
c. Klik “Trust Center”
d. Klik “Trust Center settings”
e. Klik “Macro settings”
f. Check/pilih “Disable all macros without notification”
g. Klik “OK”
h. Lakukan hal yang sama pada program MS Office yang lainnya seperti MS Word, Powerpoint, Access, Outlook dan Publisher.

3. Non-aktifkan fitur File Sharing/Samba, caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “Programs”
c. Dibawah bagian “Program and Features” klik “Turn Windows features on or off”
d. Setelah muncul jendela baru, cari check list “SMB 1.0/CIFS File Sharing Support” dan hilangkan tanda check-nya
e. Klik “OK”

4. Block port 139, 445 dan 3389* caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “System and Security”
c. Klik “Windows Firewall”
d. Klik “Advanced Settings” pd menu bagian kiri
e. Klik “Inbound Rules”
f. Lihat pada menu bagian kanan Klik “New Rules”
g. Pilih/Klik “Port” dan klik “Next”
h. Pilih/Klik “TCP”
i. Pilih/Klik “Specific local ports:” isikan/ketik: 139, 445, 3389
j. Klik “Next”
k. Pilih/Klik “Block the connection” dan klik “Next”
l. Pastikan Pilihan “Domain”, “Private” dan “Public” terpilih (checked)
m. Klik “Next”
n. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
o. Klik “Finish”

5. Back-up / salin semua file penting anda ke media penyipanan lain (USB Flashdsik, HDD Ekternal)

6. Update security pada Windows anda dengan meng-install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh Microsoft. keterangan dan informasi mengenai aplikasi tambalan ini bisa dilihat di https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx

Sementara untuk saat ini malware WannaCry ini tidak berdampak pada sistem operasi non-Microsoft seperti Linux atau Mac OS. Semoga bermanfaat.!

Screenshot Wikipedia