• Download materi Kuliah Perdana, Pelantikan Mahasiswa Baru TA 2017/2018

Hashtag (#) Bagian Strategi Branding

oleh Gugyh Susandy

Apabila kita hendak melakukan pencarian di internet dan media sosial maka salah satu kunci dari fitur pencarian adalah Hashtag (tagar-tanda pagar) yang telah terbukti memberikan kemudahan. Hashtag itu sendiri bisa dipakai hampir diseluruh media sosial atau platform digital.

Saat ini, hashtag dapat menjadi kepentingan pemasaran bagi perusahaan pemilik suatu merk, karena bagi para marketer hashtag bisa menjadi tool yang sangat powerful dalam menciptakan banyak percakapan secara viral tentang hal apa pun yang diinginkan. Majalah Marketing edisi 08/XVI/Agustus 2016 melansir data yang bersumber dari Thomson Reuters sebanyak 2.900 hashtag didaftarkan secara global selama 5 tahun terakhir.

Bila kita lakukan observasi saat ini terhadap internet maka yang terpenting saat ini bukan hanya mendapatkan nama domain, tetapi identitas lain juga diperlukan dalam memasarkan merk di kancah digital, menggunakan media sosial adalah bentuk promosi dan pemasaran yang dianggap paling hemat biaya, efektif sekaligus efisien.

Tidak hanya untuk kepentingan branding merk saja, ternyata hashtag juga bisa digunakan untuk mengekspresikan perasaan tertentu, isu sosial dan bencana, event tertentu dan lain-lain.

Tahukah anda bahwa hashtag #Happy di aplikasi sosmed instagram telah digunakan sebanyak 300 juta.an akun. Adapun hashtag #laper pada aplikasi yang sama telah menjadi viral bagi 100 juta.an akun, tentu ini bukan jumlah yang sedikit padahal hashtag tersebut hanya menggambarkan sebuah ekpresi bahagia dan rasa lapar saja.

Contoh lain hashtag yang digunakan dalam isu sosial dan bencana misalnya #prayforparis yaitu peristiwa bom diparis telah memancing 4 juta.an akun di instagram. Adapun hashtag yang menggambarkan sebuah event misalnya #wedding telah memancing viral di instagram sebanyak 64 juta akun.

Penggunaan hashtag untuk branding sekolah tinggi, misalnya #STIESA telah mendapatkan postingan 716 kali dalam aplikasi instagram. Tentu masih perlu kesadaran bersama bagi warga STIESA untuk memahami dan memanfaatkan arti penting Hashtag sebagai bagian dari branding.

Betapa kita sadari, bahwa Hashtag atau Tagar, sebuah alat yang powerfull dan memenuhi keunggulan sebagai strategi branding yang "low cost and high impact". Jadi mari kita tingkatkan experience dan engagement kepada pelanggan tak hanya disatu tempat, tapi di berbagai media dan channel.

Tulisan ini juga di muat di halaman blog penulisnya